Mata Air Fisabilillah Sultan Ahmed III

share on:

AHMED ÇEŞMESI SEBILI, begitulah disebut. Mata air luxury design Rococo style (Türk Rokoko Tarzı) ini dibangun untuk menggantikan mata air Byzantium yg bernama Perayton.

Mata air seperti ini merupakan pemandangan khas pemerintahan Khilafah Utsmaniyyah. Ia dinamakan dengan çeşme sebili.

Mata air fi sabilillah, yakni di jalan kebaikan dan hanya mengharap ridha Allah, tidak ada tujuan selain itu. Selain air mineral segar biasa, juga dihadirkan beberapa minuman khas Utsmani seperti Osmanlı Şerbeti yg diracik dari kayu manis tarçın, bahan bahan lain dan bubga mawar ! Menambahkan sensasi aroma wangi lagi menyejukkan.

Çeşme Sebili ini dioperasikan oleh petugas khusus, yg juga dinamakan sebagai ‘sebilci’ yg artinya petugas fi sabilillah. MasyaAllah.

Çeşme ini dibangun sekitar 290 tahun lalu (1729 M) atas perintah Sultan Utsmani, Ahmed III yg mendapat saran dari menterinya; Nevşehirli Damat Ibrahim Pasha.

Di dinding çeşme mata air tsb terukir sebuah kaligrafi berbahasa Osmanlıca yg berbunyi;

اچ بسمليله، اچ صيو خاني احمدن ه ايليه دعا
“Aç besmeleyle, iç suyu, Han Ahmed’e eyle dua.”
“Ucapkan basmallah, minum airnya, doakanlah Sultan Ahmed III.”

Orang yg besar adalah orang yg senantiasa berpikir untuk kemaslahatan orang lain.

Oleh: Akbar Fachreza

Leave a Response